Sekda Aceh Tinjau Pembangunan Irigasi dan Jalan di Simeulue


SINABANG – Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah memimpin kunjungan kerja meninjau pembangunan irigasi dan peningkatan sejumlah ruas jalan yang menggunakan skema anggaran multiyears di Kabupaten Simeulue. Kunjungan peninjauan itu berlangsung sepanjang Jumat dan Sabtu (10-11 September 2021). Irigasi yang ditinjau yakni Bendung Daerah Irigasi Sigulai sedangkan ruas jalan yaitu jalan Sinabang – Sibigo, Jalan Nasreuhe – Lewak – Sibigo dan ruas jalan Batu Ragi.

Dalam kunjungan kerja itu Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, Kepala Dinas Pengairan Aceh Ade Surya, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif, Sekda Kabupaten Simeulue Ahmadlyah serta sejumlah pejabat Pemkab setempat.

Kunjungan ke Bendung Daerah Irigasi Sigulai dipimpin Sekda Taqwallah pada Jumat 10 September 2021, sedangkan peninjauan ruas jalan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi pada Sabtu 11 September 2021. Kunjungan peninjauan itu dilakukan untuk memantau perkembangan dan melihat langsung kondisi pengerjaan di lapangan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi saat memimpin peninjauan ruas jalan Sinabang – Sibigo menyebutkan, peningkatan ruas jalan ini ditargetkan rampung akhir tahun 2022 mendatang.

Hal itu sesuai target pengerjaan proyek yang menggunakan skema kontrak multiyears tersebut, agar akhir tahun mendatang jalan penghubung itu sudah bisa difungsikan secara maksimal. “Peningkatan Jalan Sinabang – Sibigo ini sudah mencapai realiasasi 46,45 persen, dimana kondisi sudah teraspal sepanjang 6600 meter dan kondisi pengerasan klas B sepanjang 5500 meter dari total penanganan 19000 meter,” ujar Mawardi.

Sedangkan peningkatan Jalan Nasreuhe- Lewak – Sibigo, realisasi pengerjaannya sudah mencapai 8,379 persen dengan kondisi pengerjaan klass B sepanjang 10300 meter, Klass A 4300 meter, dan galian saluran 13 meter dari total penanganan 26300 meter.

Selanjutnya lokasi yang ditinjau yaitu peningkatan jalan Batu Ragi sepanjang 7280 meter yang pembangunannya menggunakan Dana Alokasi Khusus. “Progres pengerjaan jalan ini sudah mencapai 12 persen dengan kondisi penyiapan badan jalan sepanjang 5500 meter, saluran 4000 meter, timbunan pilihan 4300 meter dan Base B 2000 meter,” ujar Mawardi.

Mawardi pada kesempatan itu juga menjelaskan, penyelesaian jalan dan irigasi di Kabupaten Simeulue diharapkan akan memberikan manfaat besar kepada masyarakat serta dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

“Ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Aceh meningkatkan konektivitas di Simeulue dimana pulau ini telah memiliki penambahan akses transportasi laut dengan adanya KMP Aceh Hebat dan ditambah lagi dengan pembangunan jalan dan irigasi,” ujar Mawardi.

Selain itu, Mawardi juga menyampaikan pesan kepada kontraktor pelaksana agar terus meningkatkan kinerja dan komit dengan tenggat waktu penyelesaian proyek. Kontraktor pelaksana diminta terus menggenjot pengerjaan di lapangan agar seluruh item pekerjaan terselesaikan dengan baik. []