Capaian Vaksinasi Massal Pemerintah Aceh 69.997, Vaksin Moderna Mulai Diminati Warga


BANDA ACEH – Hingga hari ke-58 pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 yang dihelat oleh Pemerintah Aceh, angka capaian vaksin mencapai 699.997 orang. Sementara itu, capaian angka vaksinasi massal Pemerintah Aceh di Gedung Banda Aceh Convention Hall (BACH), Kamis (09/09/2021) hari ini adalah 267 orang. Capaian itu terhitung melandai atau di bawah target harian semula sebanyak 300 orang, namun kondisi itu tak lepas dari makin banyaknya gerai vaksinasi yang dapat dikunjungi warga. Mulai dari organisasi komunitas, Ormas, LSM hingga Parpol, Poliklinik Karantina Pelabuhan dan gampong yang juga melakukan vaksinasi massal. “Kita pernah bertahan pada angka capaian harian 3000 orang lebih selama nyaris sebulan, hingga memaksa vaksinator bekerja keras pada hari libur sekalipun,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, Kamis hari ini.

Menurut Iswanto, capaian yang cenderung melandai itu, juga menjadi bukti bahwa prosentase warga keseluruhan terutama di Banda Aceh dan sekitarnya yang telah divaksin makin tinggi. Karena lokasi gerai vaksinasi massal yang selalu dipenuhi warga yang antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pada sisi lain Iswanto merincikan, saat ini banyak juga warga yang bahkan sudah dua kali divaksin Sinovac, kini malah melakukan vaksin ketiga atau vaksin moderna yang tersedia di beberapa lokasi. Termasuk dilakukan pada beberapa Puskesmas dengan syarat jumlahnya harus sesuai dengan vial yang ada, hingga vaksin tidak terbuang mubazir, karena tak memenuhi kuota vial yang ada.

Sosok yang juga kini menjabat Kepala Biro Humas dan Protokol (Humpro) Setda Aceh itu menambahkan, capaian angka vaksinasi dari seluruh gerai vaksinasi di Banda Aceh, membuat ibukota provinsi Aceh itu, makin dekat dengan capaian herd immunity atau kekebalan kelompok. “Kita berdoa agar capaian itu menyentuh lini herd immunity ideal Banda Aceh dan diikuti kota dan kabupaten lain di Aceh, hingga kita semua terhindar dari pandemi Covid-19. Karena penyebarannya telah mampu dieliminir dengan herd immunity yang ada,” tandas Iswanto.

Iswanto menyebutkan vaksinasi yang dilakukan di Gedung BACH itu tidak lepas dari dukungan vaksinator TNI dan Polri. Di mana selain vaksinator dari Pemerintah Aceh, juga ada vaksinator dari Rumah Sakit Kodam Iskandar Muda dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Aceh. “Terima kasih kami atas nama satgas kepada seluruh vaksinator. Baik dari pemerintah Aceh, maupun dari TNI dan Polri,” ujar Iswanto.

Sementara itu, Koordinator vaksinasi massal Pemerintah Aceh yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan pada Kamis hari ini, sebanyak 111 dari 267 orang merupakan mereka yang disuntik dosis kedua. Sementara 145 lainnya merupakan mereka yang disuntik dosis pertama. Sebanyak 11 lainnya adalah tenaga kesehatan yang disuntik booster dosis tiga.

Dr. Iman mengatakan, vaksinasi massal hari ini merupakan vaksinasi tahap kedua pelaksanaan hari ke 58. Dalam vaksinasi tahap dua sebanyak 62.656 orang disuntik. Sisanya merupakan mereka yang disuntik pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama.

Lebih lanjut dr. Iman mengajak seluruh masyarakat untuk mengunjungi pusat-pusat vaksinasi yang telah diatur pemerintah. Vaksin, kata dia, adalah ikhtiar bersama agar masyarakat terhindar dari paparan virus. “Dengan mengikuti vaksin, mudah-mudahan herd imunity segera tercapai. Mari terus berikhtiar dengan mengajak serta kawan-kawan, keluarga yang belum ikut vaksin untuk menjalani vaksin, termasuk kalangan remaja, pelajar, pemuda dan mahasiswa ” kata dr. Iman.(raf)