Sekda Kembali Ingatkan Pentingnya Terapkan 3 M dalam Keseharian


BANDA ACEH – Pandemi masih berlangsung dan kasus covid-19 masih terus terjadi. Oleh karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Aceh untuk tetap patuh dan selalu mensosialisasikan protokol kesehatan dengan menerapkan konsep 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) serta mengikuti vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Taqwallah, usai melaksanakan dzikir dan do’a bersama ASN di lingkup Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi, di ruang Potensi Daerah Setda Aceh dan diikuti oleh ASN jajaran Pemerintah Aceh via konferensi video, di lingkungan kerja masing-masing, Rabu (1/9/2021). “Kasus covid-19 masih terus terjadi. Mari kita bantu meringankan beban para tenaga kesehatan dengan selalu menerapkan dan mensosialisasikan protokol kesehatan serta vaksinasi covid-19. Terus terapkan 3M,” pesan Sekda.

Sekda menegaskan, mematuhi prokes dalam aktivitas sehari-hari adalah upaya termurah dan termudah yang bisa dilakukan, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran ccovid-19.

Usai dzikir dan do’a, Sekda sempat menyapa beberapa peserta, yaitu UPTD Tahura Saree, SMAN 7 Banda Aceh, SMKN 1 Nisam.

Sekda sempat pula menyapa Kepala Dinas Pangan Aceh, Cut Huzaimah, yang hari ini mengikuti dzikir dan do’a di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh di Aceh Barat. Kadis Pangan berada di Aceh Barat karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Bumi Teuku Umar itu.

Selanjutnya, Sekda juga menyapa dewan guru di SMKN 1 Baitussalam, SLBN P Aceh Tamiang, SMA N 1 Badar, SMK N 3 Takengon, SMA N 1 Kutacane, SMA N 1 Timang Gajah, SMK N 1 Peusangan, Akper Tjoet Nyak Dhien. “Tetap jaga semangat kerja. Meski di masa pandemi, tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat harus tetap kita lakukan secara maksimal, tetap jaga kekompakan. Dan, yang terpenting tetap jaga kesehatan,” pungkas Sekda berpesan.

Dzikir dan do’a hari ini diikuti oleh 880 partisipan. Ini merupakan catatan jumlah partisipan tertinggi selama ini. Setiap partisipan berjumlah 10 hingga 20 peserta.