PAUD HI Upaya Mempersiapkan Generasi Berkualitas


BANDA ACEH – Bunda PAUD Aceh Dyah Erti Idawati menyebutkan, penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas dengan layanan Holistik Integratif (HI) adalah upaya pemerintah dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas, dengan menguatkan fondasi pendidikan dasar anak-anak usia dini yang mencakup semua aspek.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Bunda PAUD Seumapa, secara virtual, terkait implementasi gerakan PAUD HI di Aceh Perbatasan, dari Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Jumat (27/8/2021).

“Anak-anak ibarat fondasi. Jika kokoh dan kuat fondasi yang kita buat maka megahlah rumah yang kita bangun. Begitu juga anak-anak, butuh pengajaran dasar yang menyeluruh agar perkembangan anak usia dini bisa berjalan dengan maksimal,” kata Dyah

Dyah menjelaskan, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi dasar bagi perkembangan anak. Sebab anak yang mendapatkan bimbingan, pembinaan dan rangsangan sejak dini akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan fisik dan mental mereka yang ikut berkembang dengan baik.

Dengan begitu, kata Dyah anak akan lebih mampu mengoptimalkan potensi yang sudah dimilikinya melalui kesiapan belajar mereka yang telah dimaksimal dan sudah tertanamkan sedari dini.

Lebih lanjut, Dyah menjelaskan PAUD berbasis HI adalah penanganan anak usia dini secara menyeluruh yang mencakup 5 layanan mulai dari pendidikan, perawatan, kesehatan dan gizi, kesejahteraan, serta perlindungan. Ke lima layanan itu untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak yang dilaksanakan secara terpadu berkolaborasi dengan semua pihak baik ditingkat masyarakat dan pemerintah.

“Langkah yang perlu dilakukan adalah masing-masing pihak harus bekerja secara kolaborasi dan bersama-sama untuk menciptakan generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan, Ketua Umum Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Netti Herawati, PAUD adalah fondasi bagi anak menuju jenjang pendidikan selanjutnya dengan memadukan 5 layanan utama untuk mengoptimalkan semua aspek pengembangan anak.

“Seluruh sel otak dan fungsinya sudah Allah ciptakan saat manusia lahir. Jadi sekarang tugas guru, adalah memenuhi seluruh kebutuhan esensial untuk mengfungsikannya,” pungkas Netti.