Hari Anak Nasional 2021, Pemerintah Canangkan ‘Gempa’


BANDA ACEH – Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2021, Pemerintah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Tim Penggerak PKK Aceh, mencanangkan Gerakan Massal Perlindungan Anak (Gempa).

Gerakan bersama ini dipandang penting untuk melindungi anak, sehingga mereka menjadi generasi emas saat dewasa nantinya.

“Kenapa Gempa? Karena kami menilai gema dari Gempa ini besar. Harapannya dengan Gempa perlindungan anak ini sedikit bergema dan lebih heboh,” kata Dyah Erti Idawati, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, dalam sebuah dialog di Banda Aceh, Rabu 28/07/2021.

“Kalau tidak ada gerakan ini, terjadi bencana juga di Aceh. Banyak anak kita menjadi korban dan sangat disayangkan jika tidak ada perlindungan buat mereka itu,” kata Dyah.

Dyah yang juga Bunda PAUD Aceh, mengatakan semua pihak harus terlibat dalam perlindungan anak. Apalagi angka kekerasan terhadap anak di Aceh masih tinggi.

Tim Penggerak PKK yang punya jejaring hingga ke semua gampong di Aceh dinilai bisa menjadi pihak yang bisa diberdayakan. Di mana keberadaan pengurus PKK harus menjadi pihak yang bisa mendeteksi secara lebih dini.

“Kami ingin memberdayakan tim PKK kita sebagai alat bantu deteksi lebih dini lagi. Dari niat jahat harus sudah kita deteksi,” kata Dyah.

Sementara itu, Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3A, Amrina Habibie, mengatakan puncak HAN 2021 akan dilakukan Kamis 29/07 besok. Di mana, acara tersebut akan melibatkan seluruh Kabupaten dan Kota di Aceh.

“Harapan bupati dan wali kota menjadi figur terdepan untuk memimpin kegiatan ini,” kata Amrina.

Amrina menyebutkan jika anak adalah generasi emas yang akan memimpin bangsa di masa depan. Karena ini semua pihak harus terlibat dalam melindungi tumbuh kembang mereka.