Letjen (Purn) Prof. DR. H. Syarifudin Tippe Wafat, Kenangan “Sentuh Hati” Orang Aceh


JAKARTA, kitanews.id – Innalilahi wainna illahihi rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Letnan Jenderal TNI (Purn) Syarifudin Tippe, S.IP., M.Si, rektor Universitas Pertahanan (Unhan) pertama periode 2009-2013 di Jakarta, Minggu (14 /2/2021) sekitar pukul 11.50 WIB.

Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2021) .

Syarifudin Tippe pernah menjabat Danrem Teuku Umar yang bermarkas di Banda Aceh, Kasdam Iskandar Muda di Banda Aceh.

Dia juga seorang tokoh yang ikut merintis Universitas Pertahanan (Unhan) di Indonesia, sekaligus menjabat rektor pertama di kampus Unhan.

Letjen Purn Prof Dr Syarifuddin Tippe adalah mantan Kasum TNI, Wakil KSAD dan Pangdam II/Sriwijaya. Letjen Purn Prof Dr Syarifuddin Tippe juga Pangdam II/Sriwijaya yang ke-30

Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe lahir di Sinjai, Sulawesi Selatan, 7 Juni 1953. Akrab disapa Bang Tippe.

Disebutkan, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe lulusan Akabri tahun 75 dan pernah menjabat Komandan Seskoad, pendiri Universitas Pertahanan (Unhan), dan Rektor pertama di Universitas Pertahanan.

Hingga ajal menjelang, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe tercatat sebagai pengacar Pasca Sarjana di Universitas Jayabaya dan beberapa Universitas di Jakarta.

Selain itu, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe juga aktif di sejumlah organisasi kemasyarakatan. Almarhum tercatat sebagai Ketua Dewan Pakar Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN).

Saat menjabat Danrem 012 Teuku Umar, 1999-2001, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe dinilai berhasi menciptakan suasana kondusif di Aceh.

Suatu waktu, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe ditanya mengenai tipsnya memimpin Danrem 012 Teuku Umar dan keberhasilannya menciptakan suasana kondusif di Aceh.

Alm. Letnan Jenderal TNI (Purn) Syarifudin Tippe, S.IP., M.Si

Kesuksesannya menciptakan suasana kondusif di Aceh diakui Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe karena memegang teguh filosofi, “Jangan tembak kepala orang Aceh, tapi tembaklah hatinya.”. Filosifi ini direalisasikan Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe melalui strategi merebut hati dan pikiran masyarakat Aceh.

Kondisi yang kondusif itulah berangsur-angsur membaik sehingga pada tahun 2005, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe sebagai satu-satunya prajurit TNI aktif ditunjuk pemerintah untuk ikut bersama delegasi RI lainnya yang dipimpin Jusuf Kalla ke Helsinki dalam rangka perundingan perdamaian Aceh.

Alm Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe juga sudah dikukuhkan menjadi Guru Besar tetap Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pengukuhan yang dilakukan Dies Natalis ke-52 Universitas Negeri Jakarta itu, Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe
uga dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang manajemen stratejik.

Disitulah Letjen Purn Prof Dr Syarifudin Tippe menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Redesain Bela Negara dalam Sistem Pendidikan Nasional Perspektif Manajemen Stratejik”.Dalam orasinya Tippe menekankan pentingnya cinta tanah air pada generasi muda agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati diri dan mampu berkiprah pada tataran internasional.[]

red