IKAMBA Bersinergi dengan Pemko Banda Aceh Selenggarakan Tes Swab PCR Gratis


Banda Aceh – Sebagai upaya mitigasi pandemi COVID-19, Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (IKAMBA) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menyelenggarakan Tes Swab PCR secara gratis kepada masyarakat Kota Banda Aceh.

Langkah ini merupakan salah satu strategi guna mengendalikan laju penyebaran COVID-19. Sebagaimana diketahui, untuk saat ini Kota Banda Aceh merupakan wilayah dengan jumlah spesimen tes tertinggi di Provinsi Aceh.

Tes Swab PCR COVID-19 ini diselenggarakan setiap hari, dengan kuota maksimal sebanyak 90 orang per hari.

Menurut Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, tes ini diselenggarakan sebagai ikhtiar pemerintah kota dalam memerangi virus corona yang sudah sekitar satu tahun terakhir mewabah di seluruh dunia.

“Tes swab secara gratis diselenggarakan sebagai bentuk ikhtiar dalam rangka memerangi wabah ini. Masyarakat tidak perlu takut untuk menjalani tes swab. Selain itu, penyelenggaraan tes swab secara gratis juga menjadi instrumen pendamping qanun wajib masker yang sama-sama bertujuan untuk menekan laju penyebaran COVID-19,” tutur Aminullah.

Sementara itu, IKAMBA menjelaskan bahwa tes yang dilakukan secara gratis ini akan menyasar masyarakat yang mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) asal Kota Banda Aceh dan memiliki keterbatasan untuk menjangkau akses kesehatan selama pandemi.

“Sejak awal, IKAMBA cukup serius dalam mengedukasi anak muda dan bersinergi dengan pemerintah untuk menekan laju penyebaran COVD-19. Kita juga berharap pelaksanaan tes swab secara gratis ini akan memudahkan pihak terkait untuk memetakan klaster-klaster penyebaran COVID-19 di Kota Banda Aceh,” ujar Lazuardi, Ketua Umum IKAMBA.

Adapun syarat untuk mendapatkan fasilitas tes gratis yaitu pernah bepergian dari zona merah COVID-19 dalam 14 hari terakhir dan menunjukkan gejala terpapar COVID-19 seperti demam, batuk, gangguan pernafasan dan kehilangan indra penciuman atau pernah memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir dan menunjukkan gejala terpapar COVID-19 seperti demam, batuk, gangguan pernafasan dan kehilangan indra penciuman.[]