Dishub Gembok Roda Truk yang Masuk Kawasan Banda Aceh


Banda Aceh – Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh kembali melakukan penggembokan roda truk yang membawa barang dengan berat melebihi 5.150 Jbi  ke wilayah Kota Banda Aceh,  Selasa (20/10/2020).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh Drs Muzakkir Tulot MSi melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan Dishub Kota Banda Aceh Aqil Perdana Kusuma, SH, MH,  mengatakan ada dua truk yang dilakukan penggembokan pada hari ini.

“Ada dua truk yang hari ini dilakukan penggembokannya, dua-duanya ini dilakukan di jalan Syiah Kuala Lamdingin,” kata Aqil, saat dikonfirmasi melalui telepon.

Dalam hal ini, Aqil menegaskan  bagi pengemudi kendaraan angkutan barang  yang kedapatan masuk ke wilayah Banda Aceh untuk bongkar muat, pihaknya akan melakukan penggembokan, penyitaan KIR dan penilangan  tentunya hal tersebut dilakukan bersama dengan kepolisian lalu lintas.

Aqil mengatakan, penertiban yang dilakukan pihaknya berdasarkan peraturan yang tertuang pada Qanun 6 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Banda Aceh Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengelolaan Terminal dan Pangkalan.

“Qanun tersebut mengamanahkan larangan mobil barang di atas JBI 5.150 kilogram untuk melakukan bongkar muat dalam wilayah Kota Banda Aceh,” kata Aqil.

Aqil menjelaskan bahwasannya jika dilakukan bongkar muat barang di jalan atau di pertokoan akan membuat kemacetan lalu lintas.

“Kalau bongkar muat barang  dilakukan di pinggir jalan atau di pertokoan tentunya ini akan membuat kemacetan lalu lintas, untuk  itu mobil barang  dilarang masuk kota  karena  kita sudah punya terminal bongkar muat bagi mobil barang  di Desa Santan,” jelas Aqil.

Aqil berharap kepada pengemudi dan pengusaha di Banda Aceh agar bisa bersama-sama membangun kota ini agar lalu lintas tertib dan lancar.

“Agar semakin baik dan tidak semrawut tentunya perlu andil semua pihak, baik pemerintah, pengusaha dan masyarakat agar bisa bersinergi membangun kota ini,” harap Aqil.(Infopublik)