Ada 31.618 Pasangan di Aceh Menikah Selama Covid-19


Banda Aceh – Pasangan di Aceh yang melangsungkan pernikahan sepanjang tahun 2020 mencapai 31.618. Jumlah tersebut terhitung pada triwulan ke-3 sejak Januari-September 2020.

Dari jumlah total peristiwa nikah tahun ini, 20.979 pasangan melaksanakan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) dan 10.638 di luar kantor.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Aceh, Marzuki Ansari, mengatakan, wabah Covid-19 tidak mengurangi keinginan para calon pasangan pengantin di Aceh untuk menikah.

“Wabah tidak menghalangi niat baik para calon pengantin di Aceh untuk menikah. Kita prediksikan jumlah ini  akan terus meningkat hingga akhir tahun ini,” kata Marzuki, Rabu (14/10/2020).

Menurutnya, berdasarkan data pernikahan, sebelum adanya kasus Covid-19 di Indonesia, pada Januari lalu terjadi 3767 peristiwa nikah dan 3.686 pada Februari.

Marzuki mengatakan, saat ditemukan kasus pertama positif Covid-19 di Indonesia pada Maret lalu, jumlah peristiwa nikah di Aceh di bulan tersebut sebanyak 4.098.

Kemudian, 2.164 peristiwa nikah di bulan April, 232 peristiwa nikah di bulan Mei, 5664 peristiwa nikah di bulan Juni, 3.249 peristiwa nikah di bulan Juli, 5.480 peristiwa nikah di bulan Agustus dan 3.278 peristiwa nikah di September.

“Di bulan Mei kita lihat tidak banyak pernikahan karena puasa Ramadan dan lebaran Idulfitri, jadi tidak banyak terjadi peristiwa nikah. Ini bukan hanya terjadi di tengah pandemi, sebelum pandemi juga demikian,” ujar Marzuki.

Marzuki mengatakan, pernikahan tidak dapat ditunda dalam kondisi apapun. Sebab itu, demi kelancaran pernikahan Kemenag Aceh telah melakukan sosialisasi agar pernikahan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Selain itu, untuk mengantisipasi penyebaran wabah Corona di KUA, Kemenag Aceh  juga telah mendistribusikan 274 wastafel, 5.263 masker dan 9.900 sarung tangan ke semua unit Kantor Urusan Agama di Aceh,” katanya.(Infopublik)