Penularan Virus Corona Terjadi Antarindividu 


Banda Aceh – Penularan virus corona strain SARS CoV-2, penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), umumnya terjadi antarindividu secara langsung. Penularan antarpersonal masih terjadi di Aceh.

Kasus konfirmasi baru bertambah 98 orang, dan sembuh usai perawatan atau isolasi mandiri bertambah 45 orang.

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani–akrab disapa SAG–kepada pers, Sabtu , (10/10/2020).

Selain penularan langsung antarpersonal dari percikan droplet atau aerosol, bisa juga melalui benda-benda yang tercemar (infeksius) dengan droplet orang pembawa virus, tambahnya.

Karena itu, lanjutnya, kewajiban menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk menghindari transmisi droplet maupun aerosol antarpersonal.

Penggunaan masker bagi orang yang sudah terinfeksi (carer) supaya droplet maupun aerosol tak berhamburan ke lingkungan sekitar. Masker bagi yang sehat melindunginya dari droplet atau aerosol tersebut.

SAG juga mengatakan, tak bisa dipungkiri masih banyak orang tidak pakai masker atau menggunakan masker namun pemakaiannya tidak benar, sehingga droplet-nya bisa mencemari benda-benda di sekitarnya.

Bila benda infeksius yang tercemar droplet itu disentuh seseorang, transmisi virus corona juga terjadi. Karena itu wajib mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir selama 20 detik, sesering mungkin, jelasnya.

“Upaya-upaya individu menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker, dan mencuci tangan memakai sabun, lebih efektif menekan angka penularan virus corona,” ujarnya.

Selanjutnya SAG mengatakan, Satgas Covid-19 Aceh terus memfasilitasi dan memotivasi Satgas Covid-19 kabupaten/kota untuk meningkatkan penelusuran kontak erat (tracing), melakukan swab untuk pemeriksaan RT-PCR (testing), dan merawat yang terinfeksi (treatment).

Satgas Covid-19 melancarkan 3T, yakni Tracing, Testing, dan Treatment. Masyarakat, baik secara individual maupun komunitas melakukan 3 M, yakni Menjaga Jarak—termasuk menghindari kerumunan, Memakai masker, dan Mencuci tangan pakai sabun.

“Kombinasi gerakan 3T dan 3M itu merupakan bagian dari strategi penanggulangan Covid-19 yakni, menghentikan penularannya, dan pelayanan kesehatan yang optimal, dan meminimalkan dampak pandemi ini,” kata SAG.[]