TP PKK Gampong Pantee Rakyat Latih Kader Merangkai Sirih


Aceh Barat Barat Daya – Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Gampong Pantee Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memberdayakan ibu-ibu kader PKK gampong setempat melalui pelatihan merangkai sirih.

Hal itu disampaikan Ketua TP-PKK gampong Pantee Rakyat Mutiara Sukma kepada KitaNews, Senin (5/10/2020).

“Alhamdulillah, kita kemarin sudah menyelesaikan pelatihan merangkai sirih yang pesertanya ialah ibu-ibu PKK di gampong,” kata Sukma.

Dalam kegiatan tersebut, dikatakan sukma juga sekaligus memperlombakan hasil merangkai sirih dari peserta. Kegiatan berlangsung selama dua hari, terhitung sejak tanggal 3 – 4 Oktober 2020, diikuti oleh peserta sebanyak 25 orang tersebar di lima dusun, dan masing-masing mendelegasikan 5 peserta per dusun.

Tambah Sukma, acara turut dihadiri oleh TP PKK Kecamatan, ketua PKK dusun, PLD, Keuchik dan perangkat gampong setempat.

Ia menjelaskan, tujuan dilakukan pelatihan merangkai sirih itu dengan harapan mampu melestarikan adat istiadat gampong agar tidak punah ditelan zaman.

“Kerajinan tangan pelatihan merangkai sirih untuk melestarikan adat istiadat kita selaku orang Aceh, agar nanti tidak hilang akibat perkembangan zaman,” ungkapnya.

Selain itu, ujarnya, hasil kerajinan dari merangkai sirih itu juga bisa dipasarkan, bahkan sudah menjadi kebutuhan khusus masyarakat pada acara adat pertunangan.

“Harganya bisa variasi tergantung ukuran dan bentuk, satu rangkaian sirih bisa dijual mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 1 juta,” sebutnya.

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa (PLD) gampong setempat, Amizal mengatakan kegiatan perlombaan merangkai sirih tersebut bersumber dari dana desa.

“Dana Kegiatannya dari dana desa sudah dianggarkan dalam APBG tahun 2020 untuk program PKK,” ujar Armi.

Armi berharap kegiatan pelatihan merangkai sirih tersebut yang telah dilaksanakan tidak terkesan sia sia, sehingga ilmu yang sudah didapatkan dapat direfleksikan di gampong dengan menambah pendapatan keluarga.

“Harapan saya mudah-mudahan pelatihan ini tidak sia-sia, dan ilmunya yang diperoleh dapat dipergunakan untuk menambah pendapatan keluarga,” pungkasnya.(sal)