Pemkab Aceh Tengah Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan


Aceh Tengah – Kabupaten Aceh Tengah menjadi salah satu dari 286 entitas lembaga pemerintah yang tahun ini menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas prestasinya mepertahankan status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan selama lima tahun berturut-turut.

Penghargaan itu diserahkan secara virtual oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 melalui Video Conference, Selasa, 22 September 2020.

Mengusung tema “Tantangan Akuntabilitas Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional”, dalam Rakernas yang dibuka oleh Menteri Keuangan ini, diumumkan penerima penghargaan 41 entitas yang meraih opini WTP 10 kali berturut-turut yang diterima oleh 25 Kementerian Negara/Lembaga, 3 Pemerintah Provinsi, 5 Pemerintah Kabupaten dan 8 Pemerintah Kot, serta Penghargaan opini WTP 5 kali berturut-turut diterima oleh 286 entitas, yang terdiri dari 26 Kementerian Negara/ Lembaga, 24 Pemerintah Provinsi, 189 Pemerintah Kabupaten dan 47 Pemerintah Kota. Termasuk satu diantaranya adalah Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam arahannya ketika menyerahkan penghargaan kepada entitas penerima Opini WTP 5 dan 10 tahun berturut-turut berpesan, capaian tersebut dapat terus dipertahankan, karena menurutnya opini WTP adalah gambaran indikator meningkatnya tata kelola dan komitmen pimpinan kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah.

“Capaian-capaian tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga tata kelola di semua kementerian dan lembaga maupun di pemerintah daerah dapat terus menunjukan perbaikan dalam menjalankan fungsi dan tanggungjawab pemerintahan,” ungkap Sri Mulyani.

Dia juga menekankan, bagi kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah yang saat ini belum mendapatkan opini WTP, untuk dapat melakukan langkah-langkah yang efektif dan terukur dalam menyelesaikan temuan-temuan dan menindak lanjuti rekomendasi BPK secara bersungguh-sungguh dan komprehensif sehingga pengelolaan keuangan negara semakin baik.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar yang mengikuti acara ini secara virtual dari Pendopo Kabupaten Aceh Tengah, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang menggembirakan tersebut. Menurut Shabela yang didampingi oleh Plt Sekda, Arslan A Wahab dan Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah, Zulkarnain, mengatakan bahwa raihan prestasi tersebut didapat berkat kinerja jajarannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang bekerja secara sungguh-sungguh dan terus melakukan perbaikan dalam penyusunan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah,” tutur Shabela, Selasa (22/9/2020) di Takengon.

Dia berharap, dengan perolehan penghargaan ini bisa semakin memacu kinerja aparatur dilingkungan Pemerintan Kabupaten Aceh Tengah untuk mempertahankan Opini WTP pada tahun-tahun mendatang.

“Prestasi ini harus terus kita dipertahankan. Mudah-mudahan kinerja yang ditunjukan selama ini, menjadi amalan kita dalam menjalankan tugas menata serta mengelola anggaran dengan baik dan taat azas.” pungkasnya.

Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, sampai dengan tahun anggaran 2020 ini telah memperoleh 11 kali predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sejak kali pertama diperoleh pada Tahun 2007.  Namun sayang, predikat penerimaan Opini WTP secara berturut-turut tersebut, harus terputus dengan perolehan Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada Tahun 2011 dan 2013.

Capaian Opini WTP selama 6 tahun berturut-turut baru dapat dicapai dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019. Sehingga Kabupaten Aceh Tengah baru bisa memperoleh penghargaan Opini WTP 5 Tahun, belum bisa mencapai Opini WTP 10 tahun berturut-turut, meskipun secara akumulasi telah menerima 11 kali opini WTP dari BPK.(Infopublik)