Belasan Gajah di Nagan Raya Rusak Rumah Warga


Banda Aceh – Warga Transmigrasi di Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, dikejutkan dengan adanya 11 ekor gajah yang mengamuk serta merusak apa saja didepannya termasuk rumah warga.

Kepala Resort Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Meulaboh, Zulkarnaen sebagaimana dikutip dari LKBN Antara menyebutkan tidak ada korban jiwa akibat amukan gajah liar tersebut.

“Tidak ada korban jiwa akibat amukan gajah ini, namun sejumlah lahan kebun dan beberapa rumah warga mengalami kerusakan,” katanya, Selasa (25/8/2020).

Sebut Zulkarnaen, kawanan gajah liar tersebut juga merusak sejumlah rumah dan kebun masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Seunangan Timur, seperti Desa Blang Teungku, Tuwi Meuleusong, Blang Lango, Kandeh, dan Desa Kila.

Ditambahkannya, rumah warga yang dirusak merupakan rumah masyarakat di kawasan transmigrasi yang saat ini dalam kondisi tidak ditempati oleh pemilik rumah. Sementara, jenis tanaman yang dirusak yaitu pohon pisang, kelapa sawit dan pohon kelapa.

Dalam mengatasi gangguan gajah liar itu, pihak BKSDA berupaya dengan memberikan mercon kepada aparat desa, agar kawanan gajah itu meninggalkan lokasi dan tidak kembali ke pemukiman warga.

“Memang gangguan gajah di Nagan Raya ini sangat meresahkan masyarakat, tapi kita hanya bisa menghalau gajah agar tidak lagi merusak tanaman dan rumah milik warga,” pungkasnya.