Direktur RSUTP Abdya: Masyarakat Jangan Takut Berobat


Aceh Barat Daya – Manajemen Rumah Sakit Umum Tgk. Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya (RSUTP Abdya) mengajak masyarakat untuk tidak takut datang berobat ke rumah sakit.

Pasalnya, mulai sejak 18 Agustus 2020 lalu sampai dengan sekarang, pelayanan RSUTP Abdya sudah kembali normal seperti biasanya.

Hal itu disampaikan Direktur RSUTP Abdya dr. Ismail Muhammad, SpB kepada KitaNews, Selasa (25/08/2020), menyusul ditutupnya sementara sebagian ruang pelayanan RSUTP selama dua pekan.

Penutupan sementara itu berkaitan dengan adanya klaster baru Covid-19 di rumah sakit pemerintah tersebut. Ia mengimbau masyarakat jangan takut datang berobat karena rumah sakit bukanlah sarang virus corona.

“Rumah sakit kita bukan sarang virus corona, jadi masyarakat tidak perlu takut berobat, karena pelayanan di rumah sakit Tgk. Peukan saat ini sudah kembali normal, seperti biasa” ungkap Ismail Muhammad.

Direktur RSUTP yang akrab dipanggil dr. Ismuha itu, menjelaskan mulai tanggal 18 Agustus lalu sampai sekarang pelayanan di RSUTP telah kembali normal dan melakukan full pelayanan terhadap pasien.

Menurutnya rumah sakit sudah mulai tampak ramai dikunjungi pengunjung yang berobat.

Sejak penutupan RSUTP selama 14 hari kerja lalu, ia juga mengatakan bahwa dalam kurun waktu tersebut pihaknya mengaku telah melakukan sterilisasi terhadap ruang-ruang pelayanan medis yang ada di rumah sakit.

Seperti, sebutnya, ruang IGD, ruang rawat inap, ruang poli, ruang tunggu pasien poli, ruang manajemen dan staf, serta ruangan lainnya yang berhubungan dengan pelayanan pasien.

“Semua ruangan-ruangan di RSUTP sudah kita sterilkan, jadi Insyaallah ruang-ruang itu sudah bersih dari virus,” ujarnya

Lebih lanjut, ia mengatakan tindakan mensterilkan ruangan itu diambil sebagai upaya pihak manajemen rumah sakit untuk menghilangkan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 dalam ruang lingkup rumah sakit.

“Alhamdulillah, selama 14 hari lalu RSUTP tutup, semua SDM rumah sakit sudah kita kerahkan untuk mensterilkan ruang-ruang pelayanan, jadi saya himbau masyarakat tidak perlu takut berobat, Insyaallah rumah sakit kita aman dan bersih dari virus corona,” cetusnya lagi

Akan tetapi, sambungnya, semua langkah yang sudah diambil itu, tentunya juga harus ada dukungan dari pihak masyarakat. Dia berharap kepada masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran dalam mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pihak rumah sakit.

“SDM yang bertugas di rumah sakit semuanya kita perintahkan untuk mengikuti protokol kesehatan, terutama dalam melayani pasien, akan tetapi kami juga meminta kesadaran masyarakat juga ikut mematuhi protokol yang telah ditetapkan,” jelasnya

Misalnya, Ia menyebutkan setiap pengunjung rumah sakit baik pasien, maupun keluarga pasien, dan tamu wajib harus memakai masker, social distancing (jaga jarak), mencuci tangan dan tidak membawa anak-anak ke rumah sakit, serta juga tidak merokok dilingkungan rumah sakit.[]

Reporter: Salman Syarif