Pemerintah Aceh dan Kemendag RI Selenggarakan Webinar Pemanfataan IA-CEPA, Ikutan Yuk…


Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, berkerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI akan melaksanakan webinar dengan tema Peluang Pemanfaatan IA-CEPA dalam Peningkatan Perdagangan dan Investasi Aceh dengan Australia, Selasa (18/8/2020) mendatang.

Seminar daring itu akan menghadirkan, Atase Perdagangan KBRI Canberra Agung Wicaksono Sochirin, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Ditjen PEN Kemendag Olvy Andrianita, dan Kepala Balai Besar Diklat Ekspor Indonesia Ditjen PEN Kemendag, Noviani Vrisvintati.

Selain itu, dari pihak Pemerintah Aceh, narasumber acara webinar diisi oleh Kepala Disperindag Aceh Ir. Mohd Tanwier dan Kepala DPMTSP Aceh Aulia Sofyan. Adapun yang bertindak sebagai mederator yakni T Satria Wira dan co moderator Marthunis.

Bagi peserta yang ingin mengikuti acara webinar ini wajib melakukan registrasi dengan cara mengklik http://bit.ly/webinarIACEPAaceh atau klik disini.

Webinar ini menggunakan aplikasi zoom meeting dengan Meeting ID: 881 3157 5578 dan password: ia-cepa. Peserta tidak dipungut biaya apapun alias gratis, tapi panitia membatasi hanya untuk 100 peserta saja.

Dikutip dari cnbcindonesia.com, Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Persemakmuran Australia secara resmi menandatangani Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) di Jakarta, Senin (4/2/2019) lalu.

Penandatanganan dilakukan di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta, oleh Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita, dan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon Birmingham. Turut menyaksikan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK).

Dalam perjanjian yang telah ditandatangani tersebut, Indonesia akan memangkas bea impor sebesar 94 persen untuk produk asal Negeri Kanguru secara bertaham. Sebagai gantinya 100 persen bea impor produk asal Indonesia yang masuk ke Australia akan dihapus.